Senin, 11 April 2011

MANAJEMEN ALOKASI DANA

     Manajemen dana atau biasa dikenal dengan isitilah  Asset and Liability Management atau manajemen aktiva dan pasiva adalah suatu proses pengelolaan dana suatu bank. 
     Artinya adalah bagaimana bank menetapkan kebijakan yang berkaitan dengan pemupukan sumber dana dari masyarakat atau dari modal sendiri, disamping kebijakan yang berkaitan dengan pengalokasian atau penempatan dana sedemikian rupa dapat mencapai tingkat pendapatan yang optimal serta sesuai dengan peraturan yang ditetapkan Bank Sentral. 



1.  Faktor‐faktor Penting dalam Mobilisasi Dana 

  • Reputasi bisnis bank, seperti kinerja bank, posisi keuangan, kapabilitas, integritas, dan kredibilitas para manajemen bank (bank management overall) 
  • Tingkat suku bunga yang kompetitif(pricing) 
  • Kemampuan distribusi jasa bank(distribution network) 
  • Kelengkapan produk dan jasa bank yang ditawarkan (product range) 
  • Keberhasilan program promosi bank (marketing) 
  • Pelayanan yang lebih cepat dan fleksibel (service) 
  • Pengelolaan dana bank yang hati-hati (prudent banking)
  • Persaingan dari bank lain dari segala hal, seperti harga, produk, pelayanan, dan lain-lain. 





2.  Strategi Mobilisasi Dana 

  1. Pengembangan produk yang disesuaikan dengan   keinginan dan kebutuhan nasabah (individual product & line of product) 
  2. Segmentasi pasar yang menjanjikan 
  3. cDeferensiasi dan citra produk 





Pentingnya Manajemen Dana 
1.  Bank  merupakan  financial  intermediary  institution,  yaitu  lembaga yang mentranfer  dana‐dana  dari  unit  surplus  kepada  unit  deficit dengan  metode  pembiayaan  tidak  langsung  (indirect  financing model) 


2.  Manajemen dana bank  selalu dihadapkan pada  conflict  of   interest antara likuiditas dan rentabilitas. 


3.  Prinsip  kehati‐hatian  (prudent  banking)  sangat  penting  dalam manajemen  dana  bank,  khususnya  dalam  menetapkan  struktur 
pendanaan yang sehat, dalam arti bagaimana bank mendapatkan pinjaman  dari  para  deposan  dan  kreditor  yang  lain  setiap diperlukan, serta memadukan penggunaan sumber dana pinjaman tadi  sedemikian  rupa  (fungding mix) sehingga  terjamin  keamanan likuiditas  keuangan  dan  profitabilitas  bank (inti  dari manajemen dana). 



4.  Jumlah  dana  yang  layak  dioperasikan  oleh  bank  (loanable  fund), dalam  bentuk  kredit  atau  investasi  surat  berharga,  sama  dengan jumlah cadangan bebas, yaitu  jumlah  seluruh dana yang dikuasai bank  pada  masa  tertentu,  dikurangi  legal  reserve  requirement (cadangan minimum). 



Tujuan Manajemen Dana 

  1. Mendapatkan profit/pendapatan yang maksimal bagi pemegang saham 
  2. Menyediakan aktiva lancar dan kas yang mencukupi 
  3. Menyediakan cadangan apabila kas tidak mencukupi 
  4. Memenuhi kebutuhan masyarakat untuk kredit 
  5. Mengelola kegiatan bank secara berhati‐hati karena berkaitan dengan pengelolaan dana masyarakat 




0 komentar:

Posting Komentar