Jumat, 18 September 2009

Film Angels and Demons

'ANGELS & DEMONS', Batas Tipis Antara Surga dan Neraka






Saat Leonardo Vetra, salah seorang ilmuwan yang bekerja di CERN, terbunuh, di dadanya terlihat sebuah tanda yang mengarah pada sebuah persaudaraan yang diduga telah musnah. Kematian yang tak wajar ini membuat para ilmuwan di CERN terpaksa harus menghubungi pakar simbol Robert Langdon (Tom Hanks).
Langdon yang semula tak percaya bahwa persaudaraan Illuminati ini masih ada mau tak mau harus menerima kenyataan karena tak ada orang yang sanggup membuat tanda ambigram sempurna yang menjadi simbol Illuminati kecuali dari persaudaraan rahasia ini sendiri.
Petualangan kemudian membawa Langdon dan Vittoria Vetra (Ayelet Zurer) yang ingin mengetahui pembunuh ayahnya ke Vatican di mana persaudaraan Illuminati mengancam akan meledakkan kota suci ini dan membunuh semua orang di dalamnya. Satu-satunya cara melacak si pembunuh adalah dengan mengikuti tanda-tanda yang ditinggalkan sang anggota Illuminati dengan harapan dapat mencegah pembunuhan massal ini.
Sayangnya sang pembunuh hanya meninggalkan petunjuk di atas mayat para Kardinal yang telah ia bunuh satu per satu. Kini Langdon dan Vetra harus berpacu untuk mendahului sang pembunuh atau semua Kardinal yang diculik mati dan tak ada petunjuk mengenai lokasi peledak yang dipasang persaudaraan Illuminati ini.
Seperti kebanyakan film yang diadaptasi dari novel, penyesuaian mesti dilakukan karena keterbatasan durasi tayang dan lain sebagainya. Ini yang sering kali membuat para fans novel merasa kecewa dengan visualisasi dari tulisan yang sempat mereka baca sebelumnya. Film berjudul ANGELS AND DEMONS ini juga bukan pengecualian. Bila Anda sempat membaca novelnya, Anda pasti tahu bahwa ada beberapa fakta atau detail yang harus 'disesuaikan'. Terlepas dari segala 'penyesuaian' itu, film adalah sebuah karya yang layak dinilai sebagai dirinya sendiri.
Sebagai sebuah film, ANGELS AND DEMONS ini cukup mampu membawa inti permasalahan dari novel Dan Brown ke dalam bentuk visual. Ron Howard, sang sutradara sanggup membuat sebuah film yang cukup berimbang dan tak memihak mana pun. Agama dan ilmu pengetahuan dapat berjalan beriringan selama ada saling pengertian dan toleransi.
Karena keterbatasan waktu juga maka film ini jadi terasa bertempo sangat cepat. Tak ada waktu untuk menarik nafas atau beristirahat sejenak. Ini tak bisa dihindari juga karena versi novelnya juga punya tempo yang lumayan cepat meski masih ada titik-titik di mana kita diberi waktu untuk sekedar menghela nafas. Ron Howard sepertinya juga tak mau mengulang kesalahan yang terjadi pada THE DA VINCI CODE dan menghilangkan unsur romantis yang sebelumnya sempat dikritik karena tak ada chemistry antara Tom Hanks dan lawan mainnya.
Tampilan visual dari Sistine Chapel, Pantheon, Gereja dan Makam terlihat sangat mengagumkan meski Howard harus melakukan pengambilan gambar bukan di tempat aslinya. Sebuah tontonan yang menarik selama Anda tak membanding-bandingkannya dengan versi novelnya.

Minggu, 13 September 2009

Resep Masakan

Image
Resep Mini Pizza



Bahan kulit :

350gram terigu cap Cakra

200ml Air

1 bungkus ragi instan

1/4 sendok garam


Bahan isi

- Saus Tomat

- Saus sambal

- Toping sesuai selera (daging cincang, bawang bombay, sosis, jamur, paprika merah, paprika kuning, dsb)

- Keju Mozarella


Cara membuat :

1. Campur semua bahan kulit, uleni sampai kalis

2. Biarkan 15 menit sambil ditutup serbet basah

3. Kempeskan, bulatkan dan pipihkan membentuk lingkaran, beri isi pada pinggiran pizza atau sesuai selera

4. Oleskan saus tomat atau saus sambal

5.Taburi topping

6. Taburi keju mozarela yang telah diparut

7. Panggang Hingga matang.

Film Pearl Harbor

Pearl Harbor (film)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari
Pearl Harbor

Poster promosi untuk bioskop
Sutradara Michael Bay
Produser Michael Bay
Jerry Bruckheimer
Penulis Randall Wallace
Pemeran Ben Affleck
Josh Hartnett
Kate Beckinsale
Cuba Gooding, Jr.
Jon Voight
Alec Baldwin
Jennifer Garner
Distributor Buena Vista Pictures
Rilis 25 Mei 2001
Durasi 183 min.
Bahasa English/Japanese/
French
Anggaran $132,250,000 US
Profil All Movie Guide
Profil IMDb
Pearl Harbor adalah sebuah film perang yang diliris pada musim panas tahun 2001 oleh Touchstone Pictures. Film ini dibintangi Ben Affleck, Alec Baldwin, Jon Voight, Josh Hartnett, Kate Beckinsale, Cuba Gooding, Jr., Dan Aykroyd, Jaime King, dan Jennifer Garner. Film ini digambarkan dramatis tentang serangan di Pearl Harbor, diproduksi oleh regu yang terdiri dari Jerry Bruckheimer dan Michael Bay, yang telah menyutradai beberapa film seperti Armageddon dan The Rock. Pada bagian akhir dari film ini menceritakan tentang Doolittle Raid, serangan pertama Amerika ke Jepang pada Perang Dunia II

Alur cerita

Rafe McCawley awalnya bersahabat dengan Danny Walker, Rafe memiliki kekasih seorang suster di akademi militer, yaitu Evelyn Johnson. Namun, Rafe yang terpilih untuk membantu pihak Inggris melawan pihak Jerman harus meninggalkann Evelyn. Karena mendengar berita bahwa pesawat Rafe tertembak jatuh dan sudah dianggap tewas, Evelyn sedih, dan Danny berusaha menenangkannya. Akhirnya Danny dan Evelyn menjadi saling cinta dan berhubungan, sehingga Evelyn hamil. Rafe yang kenyataanya selamat, kembali dan mengejutkan Evelyn dan Danny yang sudah menjalin asmara. Rafe pun marah kepada Danny dan bertengkar di sebuah kafe, setelah bertengkar, mereka kabur dari polisi dan tertidur di mobil milik Rafe. Paginya, pasukan Jepang menggempur Pearl Harbor, dan keduanya terperangkap dalam peperangan. Dengan menggunakan pesawat P-40 yang tersisa, keduanya melawan pesawat-pesawat pasukan Jepang dan berhasil menembak jatuh 7 buah pesawat. Setahun setelah peristiwa tersebut, keduanya dan para prajurit yang beraksi di Pearl Harbor terpilih untuk melakukan penggempuran Doolitle, Rafe diberitahu Evelyn bahwa dirinya sedang hamil, dan meminta tolong agar Danny dapat kembali selamat bersamanya (Rafe). Pada saat penggempuran, pasukan Amerika terdesak oleh serangan "FlaK" milik Jepang, dan akhirnya tinggal 2 pesawat yang tersisa ketika melewati Jepang (pesawat Rafe dan pesawat Danny). Pesawat Rafe mendarat di sawah di Cina terlebih dahulu, Rafe dan anggota pasukan yang tersisa dikepung oleh patroli Jepang, lalu pesawat Danny yang datang menembaki patroli Jepang tersebut, namun mendarat lebih parah. Danny terluka saat Rafe menemuinya, saat hendak melakukan perawatan terhadap Danny, tiba-tiba saja Rafe diserang oleh patroli Jepang yang lain. Pasukan yang tersisa di todongkan senjata, namun Rafe berhasil mengambil pistol yang terjatuh dan menembaki para prajurit Jepang. Ketika pelurunya habis, Rafe akan ditembak oleh Jepang, namun Danny mencegahnya, sehingga Dannylah yang ditembak. Saat Jepang sedang lengah, Red kemudian mengambil granat pasukan Jepang, kemudian dilemparnya ke arah pasukan Jepang, sehingga pasukan Jepang tewas semua.
Danny lalu diberitahu oleh Rafe bahwa Evelyn hamil, dan Danny yang akan menjadi ayahnya, namun Danny yang kehabisan darah meminta agar Rafe yang menjadi ayah dari janin yang dikandung Evelyn, dan akhirnya tewas. Sesampainya di Amerika, Evelyn dan Rafe menikah, lalu bayi yang lahir dari Evelyn di beri nama Danny, untuk mengenang ayah aslinya.

the end.

;;